Dufan = Do Fun (?)

This slideshow requires JavaScript.

Dunia Fantasi (Dufan) adalah salah satu taman bermain yang terletak di Jakarta. Sebagai anak Jakarta, tentunya saya sudah beberapa kali ke sana. Hmm, berapa kali ya..yang jelas berkali-kali, tapi gak sering sih.

Nah, beberapa waktu lalu saya diajak oleh seorang kakak ke sana. Beliau punya voucher yang dibeli di salah satu web-diskon. Jadi, tiket masuk Dufan bisa didapat seharga Rp 149.000. Lumayan, ada potongan Rp 101.000.

Sebenarnya saya tidak terlalu ingin pergi ke sana karena pengalaman-pengalaman sebelumnya membuktikan bahwa saya orang yang gampang mual. Tapi, kangen juga 6 tahun tak berkunjung, sekaligus mau tau keadaan Dufan sekarang seperti apa.

Terakhir kali ke sana, jaman SMA kelas X, naik halilintar, sampai di bawah langsung mual-mual. Setelah mualnya reda, nekat naik pontang-panting, eh, turunnya mual-mual lagi. -_-

Jadilah waktu kemarin-kemarin ke sana, saya hampir selalu bertugas sebagai penjaga tas. (Y) Kakak-kakak yang lain naik tornado, kicir-kicir, dan halilintar. Tapi saya cukup sadar diri untuk tidak ikut dan menjadi penjaga tas yang baik. :p

Sayang gak sayang sih, udah ngeluarin uang segitu banyak, tapi cuma bisa menikmati sedikit wahana. Tapiiiii……kalo gak saat itu, kapan lagi saya bisa ketemu si kakak? Udah lama gak ketemu lho. Beliau itu mbak-mbak yang sibuk. Dan sebuah ajakan bertemu ketika hati sedang rindu itu sangat berarti. #halah #melow  Jadi pas ditawarin ke sana dan ternyata belum ada agenda hari itu, langsung jawab “HAYO”. 😀

Oh iya, karena adek gak ikut, padahal dia belum pernah ke Dufan, akhirnya saya belikan kaos souvenir. Hhe..Kapan-kapan, kita ke sana ya dek, tapi mbak jaga tas aja, adek yang main.. :p

So, Dufan = Do Fun? Buat saya sih, ini kondisional. Yang lebih saya nikmati waktu itu justru kebersamaan dengan si kakak.

*) fotonya sebenernya buanyak tuh, tapi yang berhasil terkirim via gtalk cuma 19 foto, dan yang gak ada gambar sayanya cuma yang ada di slide di atas. Yaa, begitulah. Harap maklum. #eh

Senandung Ukhuwah

Beberapa waktu lalu dapet chat lagu ini:

Di awal kita bersua, mencoba untuk saling memahami
Keping-keping di hati, terajut dengan indah
Rasakan persaudaraan kita
Dan masa pun silih berganti
Ukhuwah dan amanah tertunaikan
Berpeluh suka dan duka, kita jalani semua
Semata harapkan ridha-Nya
Sahabat, tibalah masanya, bersua pasti ada berpisah
Bila nanti kita jauh berpisah, jadikan rabithah pengikatnya
Jadikan doa ekspresi rindu
Semoga kita bersua di surga

Sigma~Senandung Ukhuwah

Teringat seseorang.. 🙂

Jadikan doa ekspresi rindu..

Gambar dari sini.