[Isi Kepala] Kanker

Belakangan saya sedang kepikiran tentang sebuah penyakit. Kalian pasti sudah sering mendengar namanya. Saya juga. Namanya penyakit “kanker”. Bukan, ini bukan sebuah singkatan dari Kantong Kering a.k.a bokek. Yah, walaupun efeknya bisa menyebabkan kantong kering betulan karena pengobatannya yang tidak murah.

Wikipedia sendiri punya definisi atas penyakit ini,

Kanker atau neoplasma ganas adalah penyakit yang ditandai dengan kelainan siklus sel khas yang menimbulkan kemampuan sel untuk: 1) tumbuh tak terkendali, 2) menyerang jaringan biologis di dekatnya, 3) bermigrasi ke jaringan tubuh yang lain melalui sirkulasi darah atau sistem limfatik, disebut metastasis.

Saya telah membaca dua novel yang sedikit bercerita tentang penyakit kanker, kedua tokoh penting yang mengidapnya akhirnya meninggal. Yang satu terkena leukemia mielositik akut. Satu lagi, saya tidak ingat terkena kanker apa. ._.

health(sumber gambar)

Diceritakan di kedua novel kalau depresi adalah efek samping kebanyakan mereka yang menderita kanker ganas. Manusiawi sih. Bagaimana tidak, penderita kanker merasakan sakit akibat kanker itu sendiri dan akibat proses penyembuhannya yang biasanya melalui kemoterapi. Belum lagi vonis kematian dari sang dokter, “Kamu bisa bertahan kira-kira dua sampai lima tahun lagi.” (Kebanyakan, orang yang divonis kek gini langsung jiper nih. Mood-swing? Mungkin banget juga.)

Soal kemo. Kemo sendiri memakan biaya yang tidak sedikit. Entah berapa kali mereka perlu dikemo untuk melemahkan (dan akhirnya menghentikan) perkembangan sel-sel kanker yang ada pada tubuh mereka. Entah berapa lembar uang yang perlu digelontorkan untuk sebuah kesembuhan. Hingga banyak yang tidak kuat menanggung biaya dan berhenti di tengah jalan. 😦

Membaca kedua novel ini membuat saya jadi lebih aware dengan apa yang saya (dan keluarga) makan. Jadi, bagi yang masih diberi kesehatan, yuk kita jaga. Makan makanan yang menyehatkan. Berikut ini nutrisi yang dapat mencegah kanker.

  • Serat
  • Vitamin (B, C, dan E)
  • Karotenoid (dalam ubi jalar dan talas)
  • Folat (kacang-kacangan)

Bawang putih juga berkhasiat membunuh bakteri yang dapat meningkatkan risiko kanker lho. Selain itu, senyawa yang mengandung sulfur pada bawang putih juga dapat menurunkan pembentukan senyawa karsinogen yang dihasilkan dari pengasapan daging (sate dan ayam bakar, misalnya). Dan, jangan lupa olahraga. #ntms

Allahumma ‘afini fi badani. Allaahuma ‘afini fi sam’i. Allahumma ‘afini fi bashari.

Al Qur’an The Healing Book

al-quran-the-healing-bookJudul: Al Qur’an The Healing Book
Penulis: Ir. Abduldaem Al Kaheel
Penerjemah: M. Lili Nur Aulia
Penerbit: Tarbawi Press
Tebal: 200 halaman
Cetakan pertama November 2010
Harga: Rp 37.000 (beli di Toko Gunung Agung Tamini Square)

Al Qur’an memiliki beberapa nama lain. Nama ini tentu sesuai dengan fungsinya diturunkan ke muka bumi. Misalnya saja Al Huda, Al Quran berfungsi sebagai petunjuk bagi orang-orang beriman. Nah, dalam buku ini dikupas salah satu fungsi Al Quran sebagai penyembuh atau Asy Syifa.

“Dan Kami turunkan dari Al Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.” (QS. Al Isra: 82)

Terapi Al Qur’an adalah membacakan ayat-ayat Al Qur’an kepada pasien selain doa-doa yang diajarkan oleh Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam. (halaman 13)
Terapi ini bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu pasien mendengarkan bacaan Al Qur’an atau pasien yang membacanya sendiri.

Berdasarkan penelitian, sel-sel dalam tubuh manusia bergetar sesuai frekuensi tertentu dan dipengaruhi oleh getaran yang dikirim dari luar tubuh. Nah, seseorang yang mengidap penyakit berarti telah terjadi ketidakseimbangan dalam getaran sel-selnya. Dengan diperdengarkan sesuatu, maka gelombang suaranya akan mempengaruhi getaran sel, sehingga getaran sel-sel menjadi harmonis dan kembali seimbang.

Selain mengupas tentang pengobatan dengan Al Qur’an, di dalam buku ini juga dijelaskan beberapa pengobatan nonkimiawi lainnya, misalnya dengan puasa, dengan asmaul husna, dengan istighfar, tafakkur, dengan madu dan zaitun, dengan obat-obat herbal, dan sebagainya meskipun kesemuanya itu tidak dibahas dengan sangat rinci karena untuk membahas pengobatan-pengobatan tersebut secara rinci sebaiknya dituangkan dalam buku lainnya, hehe.

Overall, buku ini sarat akan pengetahuan. Karena dibumbui penelitian-penelitian medis, buku ini insyaAllah mampu menguatkan keyakinan pembaca akan mukjizat Al Qur’an tersebut. Oh iya, meskipun penulis mempropagandakan pengobatan-pengobatan di atas, beliau tetap tidak melarang penggunaan obat-obat dari dokter karena hal tersebut juga merupakan bentuk usaha manusia dalam mencapai kesembuhan. Namun, beliau menekankan bahwa sebagai seorang muslim, tidak boleh melupakan Al Qur’an yang diturunkan sebagai Asy Syifa.

Happy reading. ^^

Talking ‘Bout Health

Smsan sama bulek saya yang seorang bidan..better konsultasi sama dokter sih, tapi belum sempat ke dokter. Pun teman saya yang sedang koas tidak terlalu merespon pertanyaan-pertanyaan saya. 😦

This is it…

A: saya, B: Bulek

A: Emang tensi darah naik turun ya lek? Atau orang yang divonis darah rendah, tensinya akan terus rendah tanpa mengalami fase tensi normal?

B: Iya naik-turun dek. Pagi sama siang aja kadang-kadang beda. Sebenarnya klo tensinya rendah bukan berarti dia darah rendah, melainkan kerja jantungnya yang kurang optimal jadi pasokan oksigennya ke seluruh tubuh jadi berkurang. Makanya ada keluhan sering pusing. Klo perempuan emang sering rendah tensinya, tapi klo kita jaga kesehatan pasti naik. Gak bakal segitu-gitu aja dek.

A: Oh, berarti darah rendah sama tensi rendah beda ya lek? Aq klo naik-turun lift suka pusing. Terus klo mainan di Dufan yang muter-muter/naik-turun langsung muntah-muntah, gimana tu lek?

B: Hahahahaha. Berarti kurang persiapan tuh. Klo dek ninis duduk terus bangun langsung pusing, berarti gejala anemia. Klo gak, berarti cuma butuh ketahanan fisik doang. Olahraga perlu tuh.

A: Haha..kurang persiapan apanya lek? masa’ naik lift butuh persiapan.. :p

Aq pernah kayak gitu beberapa kali. Tapi bukan pusing, lebih ke sakit kepala, nyut-nyutan, rasanya mau jedotin kepala ke tembok.

B: Berarti bukan anemia, sakit semua apa cuma separo aja? Kamu tu kebanyakan begadang tau gak si dek. Hah..

A:  Semua kayaknya, udah lupa. :p | Ih, sejak ngantor tidur cepat terus tau lek.

B: Berarti kebanyakan tidur, hehehehe. Klo pusingnya gak sampai muter-muter masih gak apa-apa dek. Tapi jangan sembarangan minum obat pusing lho. Istirahat cukup aja. Mainan tugasnya jangan diguyur terus. Santai sedikit aja.

A: Lha klo pusing muter-muter mah vertigo, gak sampe kayak gitu. Biasanya cuma sakit kepala kok. Sama tiap naik-turun lift pusing-pusing goyang gitu.

Nah, klo temenku malah belakangan sering pusing tiba-tiba terus ntar hilang sendiri, 3 hari berturut-turut tu kayak gitu. Tapi pusingnya pernah sampai bikin ngerasa mau pingsan gitu lek, padahal dia lagi duduk di angkot. Klo itu kenapa?

B: Oh, berarti tinggal dikasih msk’a Ayu Tingting tu, hehehe..Makan sate kambing aja dek, biar tensinya naik.

A: Yang masuk angin siapa? Temenku itu?

Daging kambing mah buat nambah Hb lek. Emang buat nambah tensi juga?

Jadi kesimpulannya: aku suka sakit kepala n klo naik-turun lift pusing itu karena kurang tidur? Jadi bingung.

B: Hahaha. Tenang aja dek. Kamu tu gak sakit apa-apa. Klo sering pusing pas naik lift ya wajar, kan tadi kamu tensinya rendah, karena itu kamu pusing. Kamu sering gitu tu karena daya tahan tubuh kamu kurang. Gak usah gimana-gimana selama gak ada keluhan yang berlebihan atau permanen, kecuali kamu pusing terus menerus, bukan cuma di lift atau naik wahana dufan.

A: Okeeee, terus temenku? Masuk angin?

B: Owalah dek..dek..yang bilang kamu masuk angin tu siapa, kan tadi katanya goyang-goyang. Aku suruh kasih musik Ayu Tingting, bukannya masuk angin. Hahahahaha.

A: Ooh, musik, kirain masuk, haha..Itu lek, yang tadi aku ceritain, tentang temenku yang suka pusing-pusing. Piye to? Udah beda kasus iniiiih.

B: Ow, jadinya tu yang suka pusing-pusing waktu naik lift itu siapa? Emang temen kamu pusing kenapa to dek?

A: Itu akuuu..Ini nih yang temenku. Gak tau juga kenapa, 3 hari kemarin sempat pusing-pusing yang muncul n hilang sendiri terus sempat ngerasa mau pingsan pas di angkotnya.

B: Harus periksa itu dek klo udah sampe gitu. Meriang gak? Nafsu makannya gimana? Mending suruh ke dokter aja biar dikasih obat. Klo cuma pusing doang n aku gak tau jelas gimana keadaannya, bingung diriku.

A: Hoo gitu..besok-besok deh tak tanyain ke orangnya, haha..

-SELESAI-

Sampai detik ini belum menemukan waktu yang tepat bertanya ke kawan saya. Sepertinya beliau sedang sibuk dan keluhan pusing-pusing itu sepertinya belum muncul lagi.. :p