Hukum Menghina Nabi Muhammad SAW.

Kajian tanggal 19 September 2012 @Mushola Al Mushlihin…

***

Dari Anas bin Malik, Rasulullah saw. bersabda: “Demi jiwaku yang berada di tangan-Nya, tidak beriman salah seorang diantara kalian sehingga ia mencintai aku melebihi kecintaannya kepada ayah dan anaknya serta seluruh manusia.” (HR. Muslim)

Dalil di atas inilah yang merupakan dalil yang mewajibkan kita untuk senantiasa mencintai Nabi Muhammad saw.

Menurut Imam Ahmad, barang siapa yang menghina Nabiyullah, dia harus DIBUNUH karena yang mencaci artinya dia sudah MURTAD.  (Pendapat ini sama dengan pendapat Al Qadhi Abu Ya’la dan Ibnu Rahuyaih rhm serta jumhur ‘ulama)

Hukuman Orang yang Mencaci Nabi

Ibnu Taimiyah: Ini adalah mazhab seluruh ‘ulama, berkata Ibnu Mundzir rhm: Seluruh mazhab sepakat bahwa hukumannya adalah DIBUNUH, pendapat ini telah disampaikan oleh Imam Malik, Al Laits, Imam Ahmad, Ishak, dan Imam Syafi’i rhm.

Khattabi rhm: Tidak diketahui ada seorang Muslim yang berbeda pendapat dalam masalah harus dibunuhnya pencaci Nabi Muhammad saw.

Muhammad bin Syahnun rhm: Telah sepakat seluruh ulama bahwa pencaci Nabi Muhammad saw adalah kafir dan mendapat ancaman siksa yang pedih baginya dan hukumnya terhadap umat ini adalah dibunuh, dan siapa yang ragu dalam kekafiran itu maka ia telah kafir.

Bagaimana Jika yang Mencaci adalah Orang Kafir?

Pendapat terkuat sebagaimana disampaikan Imam Malik dan Imam Ahmad serta jumhur ahli hadits bahwa mereka juga harus DIBUNUH sebagaimana seorang muslim yang menghina Nabinya.

Imam Syafi’i dan Imam Ahmad: Baik muslim maupun kafir, jika ia menghina Nabi Muhammad saw tetap DIBUNUH dan tiada taubat baginya. Nanti perbedaannya bagi yang muslim setelah melakukan penghinaan lalu ia bertaubat, tetap DIBUNUH, tapi setelah itu mereka berhak dishalatkan jenazahnya.

Siapa yang Berhak Menghukum Mati?

Pelaksanaan hukum mati ini harus oleh PEMERINTAH yang berkuasa saat itu.

Apa yang Allah Lakukan Terhadap Pencela Rasulullah?

Ada banyak kisah yang menceritakan azab dari Allah di dunia bagi pencela Rasulullah, di antaranya:

  • Dari Anas bin Malik: “Dahulu di antara kami ada seseorang dari bani Najjar yang hafal surat Al Baqarah dan Al Imran, serta ia menjadi juru tulis Rasulullah saw. Lalu ia kabur dan bergabung dengan ahli kitab. Anas berkata: ‘Ahli kitab menyanjungnya’, mereka berkata: ‘Laki-laki ini telah menulis untuk Muhammad sehingga mereka mengaguminya.’ Tidak lama kemudian, Allah mematikannya. Ahli kitab menggali kuburan dan menguburkannya. Tiba-tiba bumi memuntahkan jenazahnya. Kemudian menggali lagi dan menguburkan, dan bumi memuntahkannya lagi, kemudian menggali dan menguburkan, dan bumi tetap memuntahkannya. Akhirnya mereka membiarkannya di permukaan bumi. (HR. Muslim)
  • Dari ahli sejarah dikatakan bahwa orang-orang muslim terdahulu, ketika berjihad dan mereka dalam keadaan sedang mengepung benteng atau sebuah negeri, lalu mendengar dari penduduknya yang mencaci Rasulullah, mereka yakin bahwa mereka pasti akan dapat mengalahkan nya. Ini karena mereka yakin bahwa Allah akan menurunkan azab bagi para pencela Rasulullah saw.

Dan masih banyak kisah lainnya yang serupa.

***

Allahua’lam.

Bagi yang menginginkan versi lebih lengkapnya dalam bentuk powerpoint bisa klik link ini >> hukum pencaci Rasul saw

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s