Sifat-sifat Orang Munafik

Kajian tanggal 13 Juni 2012 @Musholla Al Muslihin.

Di zaman Rasulullah saw. masih hidup, di Mekkah tidak ada orang munafik, sedangkan di Madinah banyak orang munafik. Ini disebabkan mereka takut dengan keberadaan Islam, akhirnya mereka menghentikan kekafirannya.

Gambar dari sini.

Orang munafik ini sifatnya di dalam hati, jadi sulit diketahui secara zahirnya. Sifat-sifat orang munafik, yaitu:

Pertama, malas mendirikan shalat dan tidak berzikir, kecuali sedikit. Seperti yang tertulis dalam Q.S. An Nisa: 142, “Sesungguhnya orang munafik itu hendak menipu Allah, tetapi Allahlah yang menipu mereka. Apabila mereka berdiri untuk shalat, mereka lakukan dengan malas. Mereka bermaksud riya di hadapan manusia. Dan mereka tidak mengingat Allah kecuali sedikit sekali.”

Dari ayat ini, dapat disimpulkan sifat pertama orang munafik adalah, malas shalatnya, mengerjakan, tapi malas; riya, ingin dipuji; sedikit berzikir.

Kedua,suka melihat kemungkaran dan kikir. Kalau melihat kebaikan, ia tidak suka. Atau mendorong orang untuk melakukan kemungkaran.

“Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, satu dengan yang lainnya adalah (sama), mereka menyuruh (berbuat) yang mungkar dan mencegah (perbuatan) yang makruf dan mereka menggenggamkan tangannya. Mereka telah melupakan Allah, maka Allah akan melupakan mereka (pula). Sesungguhnya orang-orang munafik itulah orang-orang yang fasik.”

Kalau orang mukmin, ia akan menyuruh pada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran. Namun, orang munafik kebalikannya. Jadi, kalau ada orang Islam, suka melihat kemungkaran, dan tidak suka melihat kebaikan, nah, ini berarti sifat munafiknya sudah keluar. Na’udzubillah.

Tangan mereka menggenggam, artinya mereka kikir. Ini untuk di jalan Allah. Akan tetapi, untuk maksiat, bisa jadi mereka begitu royal.

Ketiga,berdusta, ingkar janji, dan khianat. Ini yang sering kita dengar dari hadits riwayat Bukhari:

“Tanda orang-orang munafik itu ada tiga keadaan. Pertama, apabila berkata-kata ia berdusta. Kedua, apabila berjanji ia mengingkari. Ketiga, apabila diberikan amanah (kepercayaan) ia mengkhianatinya.”

Keempat,membenci kaum Anshar.

“Tanda orang munafik adalah benci terhadap orang Anshar, dan tanda orang mukmin adalah mencintai orang Anshar.” (HR. Muslim)

Maka, kata Imam Malik, untuk mengetahui seseorang itu orang munafik atau bukan, akan ditanya tentang orang Anshar.

Kelima, tidak mempercayai janji Allah. Atau orang-orang yang beriman, tapi ragu.

“Dan ingatlah ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang hatinya berpenyakit berkata, ‘Yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kami hanya tipu daya belaka.'” (QS. Al Ahzab: 12)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s