Pembuka Pintu Rizki

Kajian tanggal 6 Juni 2012 @Musholla Al Muslihin. (Gambar dari sini)

Oh iya, sebelumnya materi ini juga pernah di-share oleh kawan saya via twitter @baim18, kalau tidak salah. Hehe..saya sedang tidak bisa twitteran soalnya. Oke, cekidot.๐Ÿ˜€

————————————————————————————————————————————–

Allah adalah sang pemberi rizki. Semua makhluk, Allah yang memberikan rizki. “Dan tidak satu pun makhluk bergerak di bumi melainkan semuanya dijamin oleh Allah rizkinya…” (QS. Hud: 6)

Allahlah yang memberi makan kita dan keluarga. “Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kamilah yang memberi rizki kepada mereka dan kepadamu…” (QS. Al Isra’: 31)

Dan Allahlah yang mengatur pembagian rizki.ย “Dan Allah melebihkan sebagian kamu atas sebagian yang lain dalam hal rizki, tetapi orang yang dilebihkan tidak mau memberikan rizkinya kepada para hamba sahaya yang mereka miliki, sehingga mereka sama-sama (merasakan) rizki itu. Mengapa mereka mengingkari nikmat Allah?” (QS. An Nahl: 71)

Nah, berikut ini merupakan cara-cara pembuka pintu rizki, tidak hanya nilainya, tapi juga keberkahannya, insya Allah..๐Ÿ™‚

1. Bertakwa kepada Allah

“Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi…” (QS. Al A’raf: 96)

2. Berawakkal

“…Dan barangsiapan bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya…” (QS. Ath Thalaq: 3)

“Sungguh, seandainya kalian bertawakkal kepada Allah sebenar-benar tawakkal, niscaya kalian akan diberi rizki sebagaimana rizki burung-burung. Mereka berangkat pagi-pagi dalam keadaan lapar, dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang.” (HR. Imam Ahmad, At Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Al Mubarak, Ibnu Hibban, Al Hakim, Al Qhudha’i, dan Al Baghawi)

3. Silaturrahim

“Siapa yang suka untuk dilapangkan rizkinya dan diakhirkan usianya , hendaklah ia menyambung silaturrahim.” (HR. Bukhari)

4. Mengadukan kesulitan kepada Allah

“Barang siapa yang ditimpa suatu kesulitan lalu ia mengadukannya
kepada manusia, maka tidak akan tertutup kefakirannya. Dan barangsiapa yang mengadukan kesulitannya itu kepada Allah, maka Allah akan memberikannya salah satu diantara dua kecukupan: kematian yang cepat atau kecukupan yang cepat.” (HR. Abu Daud)

5. Beristighfar

“Barang siapa memperbanyak istighfar, maka akan diberi kelapangan dalam setiap kesusahan dan jalan keluar dari kesempitan. Dan dianugerahi rezeki dari jalan yang tiada disangka-sangka.” (HR. Abu Daud)

Berkata Hasan al Bashri bahwa pernah ada orang yang mengadu padanya karena paceklik lalu bertanya amalan apa yang bisa mengatasinya, lalu beliau menjawab, “Beristighfarlah”. Jawaban ini berdasarkan pada kalam Allah: “Maka aku katakan kepada mereka, ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dialah adalah Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh 10-12)

6. Berdoa

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik, dan amal yang diterima.” (HR. Ibnu Majah)

7. Bersyukur

“…Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7)

8. Bersedekah

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 261)

โ€œSedekah itu tidak akan mengurangi harta. Tidak ada orang yang memberi maaf kepada orang lain, melainkan Allah akan menambah kemuliaannya. Dan tidak ada orang yang merendahkan diri karena Allah, melainkan Allah akan mengangkat derajatnya.โ€ (HR. Muslim)

9. Berhaji dan umroh

โ€œIkutilah antara haji dan umrah, karena keduannya menghilangkan kefakiran dan dosa sebagaimana halnya tukang pandai besi menghilangkan karat besi, emas dan perak, tidak ada balasan bagi yang haji mabrur melainkan surga.โ€ (HR. Tirmidzi)

10. Meninggalkan maksiat

“Tidaklah menambah dalam umur, kecuali kebaikan, dan tidaklah bisa menolak takdir, kecuali doa, dan sesungguhnya seseorang benar-benar dicegah rizkinya dengan sebab dosa yang ia lakukan.” (HR. Ibnu Majah)
ย 
Allahu a’lam bish shawab..๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s